Museum Pizza di New York Jadi Tempat Wisata Kuliner Yang Terbaik

Museum Pizza di New York Jadi Tempat Wisata Kuliner Yang Terbaik
Museum Pizza di New York Jadi Tempat Wisata Kuliner Yang Terbaik

Beritakuliner.comMuseum Pizza di New York Jadi Tempat Wisata Kuliner Yang Terbaik. Museum memanglah jadi area untuk menyimpan dan ‘tempat untuk melestarikan serta mengenal’ beragam benda unik serta bersejarah.

Tetapi, museum tidak cuma dapat dipakai untuk menaruh benda yang terkait dengan barang antik atau yang lain. Museum di Amerika nyatanya juga buka museum untuk mengetahui makanan.

Sesudah buka museum es cream sekian waktu lalu, saat ini museum untuk pizza juga di buka di New York.

Pizza mungkin saja makanan asli Amerika, tapi makanan ini telah jadi makanan favorite warga Amerika.

“Pizza lebih dari sebatas makanan, pizza juga adalah satu fenimena budaya” kata Kareem rahma sebagai pendiri dari The Museum of Pizza diambil dari Metro.

Ketenaran Pizza buat Nameless Network dengan imajinatif membuat The Museum of Pizza yang disebut museum pop up untuk pizza yang juga akan berjalan pada 13 Oktober- 28 Oktober yang akan datang.

Pengunjung bisa menelusuri museum dengan membayar $35 atau sama dengan Rp490 ribu.

Baca Juga : Cara dan Resep Untuk Membuat Crepes Apple Strudel

Didalam museum, pengunjung bisa menelusuri kamar-kamar yang di inspirasi oleh pizza, berkunjung ke pantai pizza, lihat seni pizza serta tentunya pengunjung bisa menelan pizza yang ada. di museum itu akan ada gua misterius pizza, histori pizza serta pemutaran film mengenai pizza serta game yang bertopik pizza.

Ticket yang terjual nanti juga akan didonasikan untuk sediakan makanan untuk keluarga yang memerlukan.

Terkecuali pizza, di San Diego juga di buka satu museum yang didedikasikan untuk alpukat.

Buah berwarna hijau ini sudah diangkat jadi topik satu museum yang juga akan di buka di San Diego, Amerika Serikat. Museum itu bernama The Cado, serta juga akan resmi di buka pada Juni 2018 yang akan datang.

Museum seluas 6.700 kaki ini nanti juga akan mempunyai lorong selama 100 kaki dengan desain warna ombre. Lorong ini didesain demikian rupa supaya tampak seperti susunan terluar buah alpukat.

Di bagian beda museum juga dibuat “Ripe Room,” satu ruang yang permukaan dindingnya mirip struktur alpukat yang tengah masak. Ada juga sebagian toilet dengan desain arsitektur bertopik alpukat, yang dapat jadikan tempat ambil gambar serta bebrapa photo.

Bukan sekedar mempunyai desain arsitektur yang unik, museum ini mempunyai misi edukasi. Pengunjung akan mendengar bebrapa cerita tentang bagaimana alpukat diangkut di semua dunia, dari perkebunan di California serta Meksiko, sampai hingga ke piring makan siang.

Buat mereka yang betul-betul suka pada buah alpukat, museum ini sediakan sebagian tempat makan bertopik alpukat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*